Salah satu pertanyaan yang tiba-tiba terlintas setelah saya selesai membaca novel karya Jostein Gaarder: Dunia Anna, sore ini. Dulu ketika masih berusia empat atau lima tahun, saya pernah merasakan naik gajah, apakah besok cucu saya juga masih bisa merasakah hal demikian ya? Coba saja lihat seberapa panjang daftar merah hewan yang teracam punah di akhir … Lanjutkan membaca Apakah Besok Cucu Saya Masih Bisa Melihat Gajah?
Sebuah Dongeng
Haloo! Adakah yang rindu dengan saya? Wqwq. Cukup lama ya ternyata tidak menyimpan cerita di planet ini. Malam ini saya duduk di teras depan bersama beberapa kawan, menghirup sedikit angin segar setelah beberapa hari ini merasa penat dengan segala hal yang dipaksakan menjadi rutinitas. Oiya, saya punya sebuah dongeng. Anggap saja sebagai dongeng pengantar tidur yaak~ … Lanjutkan membaca Sebuah Dongeng
meng.or.bit (v)
Tif, aku sepertinya tau siapa dia yang kamu maksud Huehehe, keliatan banget ya? Enggak juga sih, kalau keliatan harusnya anak-anak lain pada tau dong Terus taunya dari mana? Kamu beda kalau lagi cerita tentang dia Huehehe. Salah gak sih kalau suka/kagum sama orang seperti dia? Enggak kok. Suka, kagum, cinta kepada seseorang itu wajar, yang … Lanjutkan membaca meng.or.bit (v)
Am I orbited?
Ecosia: Browsing Sambil Menanam Pohon
Beberapa hari lalu saya mendapat referensi search engine dari salah seorang kawan. Namanya ecosia. Jujur saya baru tahu tentang search engine yang membawa branding ramah lingkungan itu. Penasaran tentu saja. Sekilas, apa coba hubungannya antara browsing dengan lingkungan? Saya coba Googling tentang search engine itu dan akhirnya pertanyaan saya terjawab: mendonasikan sebagian besar keuntungannya untuk … Lanjutkan membaca Ecosia: Browsing Sambil Menanam Pohon
Karena Saya Masih Kecil
Begitu pembelaan saya ketika ditanya kenapa sih mlipir tiap kali membicarakan tentang pernikahan. Di PKL ini ternyata saya justru terdampar diantara orang-orang yang cukup sering membahas tentang pernikahan de el el nya. Untunglah saya tidak sendiri, ada seorang kawan yang juga tidak (atau mungkin belum) merasa nyaman dengan pembahasan seputar pernikahan dan hal-hal lain yang … Lanjutkan membaca Karena Saya Masih Kecil
no.vem.ber (n)
Ada yang menanti Tidak sedikit pula yang memaki Selalu ada harap yang tersemoga untuk hal yang berbeda, bukan? Seperti halnya pagi ini ketika langit mengelabu. Ada doa supaya ia menjatuhkan hujan, namun ada pula yang bersemoga untuk langit yang kembali membiru. Itu baru tentang satu ketidakpastian: hujan. Sedang masih banyak ketidakpastian lain yang disemogakan berbeda … Lanjutkan membaca no.vem.ber (n)
Ibu Dosen
Saya punya panggilan baru. Panggilan bercandaan dari salah satu kawan saya: ibu dosen. Tentu bukan karena saya yang paling bisa atau banyak mengusai materi per-PKL-an ini, tapi hanya karena sebuah pertanyaan : mau kemana setelah lulus? Pertanyaan yang diajukan oleh bapak kepala instalasi gizi tempat saya PKL beberapa waktu lalu ketika kami pertama kali bertemu … Lanjutkan membaca Ibu Dosen
rin.du (?)
Apa defisini rindu menurutmu? Ingin bertemu? Hanya itu? Memang ada lagi? Saling menyapa dalam mimpi? Memang bisa? Bisa jadi bukan?
Pekan pertama
Dijalani saja, sekali-kali gak sesuai passion Kurang lebih demikian jawaban dari salah seorang kawan ketika saya sambat tentang niat PKL yang masih ketinggalan di rumah. Sekali-kali. Ah iyaa, benar juga. Sekali-kali ya berarti cukup satu kali saja dan tidak lagi-lagi. Semoga saja. Satu pekan berlalu. Gimana? Sudah mulai betah? Pertanyaan dari kawan lain yang saya … Lanjutkan membaca Pekan pertama