Pernah bersemoga untuk kembali berjumpa, hanya ketika sudah sama: sama-sama saling berjalan menuju

Tapi bagaimana jika ternyata ada jumpa yang direncana? Apakah bisa artikan sebagai jawab atas doa?

Biarlah semesta yang mengikuti rencana-Nya, Tif. Bahkan jumpa dan sapa pun tetap perlu izin-Nya, bukan?

Tinggalkan komentar