Cerita Kuliah di Gizi: Belajar Tentang… (2)

Untuk yang sudah membaca tulisan sebelumnya, mungkin ada yang bertanya-tanya “Kok enggak ada mata kuliah yang memasak?” Nah, untuk yang suka memasak dan ingin mengaplikasikan ataupun meningkatkan skills memasaknya, saya yakin kalian akan sangat antusias menyambut datangnya tahun kedua yakni semester tiga dan empat

Mata Kuliah Semester Tiga

Semester tiga akan ada mata kuliah Gizi Kuliner, sebagai pembuka bagi rangkaian acara praktikum masak-memasak di semester selanjut-selanjutnya. Mata kuliah ini menarik, terlebih bagi suka memaksakan karena akan mempelajari berbagai jenis masakan dari berbagai benua dan tentu saja mencoba memasaknya!

Praktikum kedua di semester tiga ada di mata kuliah Penilaian Konsumsi Pangan. Selain praktikum, mata kuliah ini juga ada tutorial. Tutorial itu semacam kelas kecil yang terdiri atas delapan sampai sepuluh mahasiswa akan didampingi oleh satu orang tutor untuk membahas atau berdiskusi mengenai suatu topik. Seperti namanya, mata kuliah ini akan mempelajari cara untuk menghitung dan mengestimasi jumlah asupan makan seseorang. Ada pula mata kuliah Penilaian Status Gizi, yang akan belajar cara untuk menentukan status gizi seseorang. Kedua mata kuliah ini merupakan keterampilan yang paling mendasar bagi ahli gizi.

Lanjutan dari Metabolisme Gizi Makro, ada Metabolisme Gizi Mikro yang akan mempelajari metabolisme zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh tubuh yakni vitamin dan mineral. Ada pula Imunologi Gizi, yang akan mempelajari keterkaitan zat gizi (makanan) dengan sistem imun, misalnya reaksi alergi.

Mata kuliah umum juga masih ada di semester tiga yaitu Psikologi dan Biostatistika. Psikologi sebagai bekal memahami klien, sedangkan biostatiska sebagai bekal untuk analisis data penelitian.

Kalau semua mata kuliah yang disebutkan sebelumnya wajib untuk diambil, pada semester ini ada tiga mata kuliah pilihan yang hanya bisa mengambil salah satu yaitu: Isu Mutakhir Gizi Klinik, Isu Mutakhir Gizi Masyarakat, serta Manajemen Obesitas. Kalau saya dulu mengambil Isu Mutakhir Gizi Masyarakat, meskipun teman seangkatan mayoritas memilih Isu Mutakhir Gizi Klinik.

Terakhir ada Dasar Diklat Gizi yang mempelajari bagaimana cara menyelenggarakan sebuah pendidikan atau pelatihan yang berkaitan dengan gizi.

Mata Kuliah Semester Empat

Ketika sudah sampai pada semester ini, percayalah kamu sungguh hebat! Menurut saya, ini merupakan semester yang cukup rawan untuk merasa salah jurusan. Setelah lebih dari satu tahun menjadi mahasiswa gizi, ketika itu saya mulai bertanya-tanya tentang apakah kuliah di gizi merupakan pilihan yang tepat. Terlebih masih ada kesempatan terakhir untuk pindah jurusan. Belum lagi merasa lelah dengan berbagai kegiatan organisasi dan praktikum yang menguras energi dan pikiran.

Nah, di semester empat akan belajar mengenai dasar epidemiologi yang merupakan kelanjutan dari mata kuliah Ilmu Kesehatan Masyarakat; Sistem Pelayanan Kesehatan membahas beberapa hal seperti sistem rujukan berjenjang BPJS dan kompetensi tenaga kesehatan (khususnya gizi). Kegiatan praktikum ada pada tiga mata kuliah:Biokimia Gizi, Mikrobiologi Pangan, dan Gizi Dalam Daur Kehidupan. Kemudian ada mata kuliah Keamanan Pangan mengenai jenis-jenis ‘racun’ dalam bahan makanan serta Dasar Gizi Olahraga.

Terakhir, ada dua mata kuliah pilihan Nutigenomik dan Analisis Data Pangan dan Gizi. Sesungguhnya, kedua mata kuliah ini sama menariknya, hanya saja dulu saya mengambil mata kuliah Analisis Data Pangan dan Gizi, sehingga tidak bisa banyak bercerta tentang Nutrigenomik.

Sekian dulu yaa cerita mengenai mata kuliah di Gizi Kesehatan pada tahun kedua, sampai jumpa di cerita selanjutnya!

Tinggalkan komentar