Perayaan~

Pagi ini melihat statistik di WordPress membuat saya tersenyum. Ternyata bisa juga ya mencapai 1000 pengunjung, setelah lebih dari satu tahun—satu tahun dua bulan, pasca migrasi ke WordPress. Saya pun mengingat kembali perjalanan planet katai. Berawal dari blogger, setelah sekian tahun menghapus blog, saya memberanikan diri kembali bercerita lewat tulisan di blog. Kemudian tergoda untuk … Lanjutkan membaca Perayaan~

Cerita dari Buku: Love, Interrupted—Maya Lestari GF

Saya penasaran dengan buku ini setelah melihat nama penulisnya: Uni Maya, salah satu guru cerita anak di KOBIMO dulu. Membaca sekilas sinopsinya saya membayangkan akan menemukan sebuah cerita tentang cinta yang datang karena terbiasa akibat perjodohan. Namun ternyata cerita itu jauh lebih menarik dari apa yang saya bayangkan. Perjodohan, pernikahan sandiwara, kontrak pranikah, cinta masa … Lanjutkan membaca Cerita dari Buku: Love, Interrupted—Maya Lestari GF

Cerita dari Buku: Arah Musim—Kurniawan Gunadi

Sebuah cerita pendek yang terbagi dalam enam bab, diiringi dengan tulisan-tulisan pendek. Jujur saja awalnya saya binggung, menarik benang merah antar cerita dalam buku ini, hingga tiba pada kesimpulan ini bahwa hanya ada satu cerita yang saling terhubung. Cerita tentang Wulan dan Mamanya ketika nyekar ke makam ayah dan ibu Wulan. Cerita pendek yang dibagi … Lanjutkan membaca Cerita dari Buku: Arah Musim—Kurniawan Gunadi

Mengintip Cerita Orang

Kurang lebih sebulan ini saya tidak lagi melihat cerita orang-orang di Instagram. Saya masih membuka instagram tapi lebih sering scroll beranda, melihat informasi berbagai webinar, atau malah menonton siaran langsung di instagram. Tidak lagi melihat cerita itu satu per satu seperti dulu. Kalau penasaran kadang saya hanya mengintip sekilas dari fitur entah apa namanya yang … Lanjutkan membaca Mengintip Cerita Orang

Ah, Ternyata Sederhana Saja

Beberapa waktu lalu, sebuah notifikasi mucul dari ruang obrolan grup yang sudah lama tidak berbunyi. Nampaknya sebuah kabar baik. Namun saya memilih untuk mengabaikannya setelah sebaris nama muncul, diiringi sebuah perasaan aneh yang diam-diam menyusup lalu menyesakkan. Sebuah ketakutan akan ketertinggalan. Setiap orang berlari kecepatan masing-masing, tapi tidak sedikit pula yang saling mengejar. Meski kadang … Lanjutkan membaca Ah, Ternyata Sederhana Saja

Cerita dari Buku: Ibuk,—Iwan Setyawan

Mengabadikan sejarah keluarga dalam sebuah buku. Kurang lebih begitu yang saya pahami dari cerita Bayek. Membacanya, membuat saya memproyeksikan sosok perempuan hebat dalam cerita itu kepada sosok yang tak kalah istimewa bagi saya: ibuk. Ah, bahkan ejaannya juga sama-sama diakhiri dengan huruf k. Kalau boleh saya katakan, buku ini seolah menjadi sarana komunikasi lintas generasi … Lanjutkan membaca Cerita dari Buku: Ibuk,—Iwan Setyawan

Mana Ada Pacaran Disamakan dengan Ta’aruf~

Pagi tadi saya 'menemukan' sebuah artikel dari IBtimes.id sebuah media Islam yang mengusung tagar aktual, mendalam, mencerahkan. Akhir-akhir ini ada beberapa artikel yang menurut saya cukup menuai pro-kontra diantara para pembacanya. Entah apa maksud dibalik publikasi artikel itu, sungguh ingin memberikan sudut pandang lain atau menguji pemahaman pembacanya atau sekadar ingin menambah kehebohan di jagad … Lanjutkan membaca Mana Ada Pacaran Disamakan dengan Ta’aruf~

Cerita dari Buku: Kambing dan Hujan—Mahfud Ikhwan

Saya tahu nama penulis dan judul bukunya sejak sekitar 2,5 tahun lalu ketika mengikuti salah satu sesi di Kampung Buku Jogja. Saat itu saya mencoba mencarinya di iPusnas tapi belum ada, lalu dengan mudahnya terlupakan begitu saja. Harap maklum saya mahasiswi yang mengaku suka baca buku tapi selalu mikir berkali-kali kalau hendak membeli buku. Hingga … Lanjutkan membaca Cerita dari Buku: Kambing dan Hujan—Mahfud Ikhwan