Ketika hati sudah memutuskan untuk berhenti, justru ada hal lain yang membuatnya ingin tetap melanjutkan What will you do?
Katanya, tak ada yang perlu disesali untuk sebuah kebaikan. Meski belum tahu dimakah letak kebaikan itu, niatkan saja demikian. Asal bukan sebuah keburukan dapat disebut sebagai kebaikan kan ya?
Menjadi Pejalan Bijak yang Menginspirasi melalui Cerita
Sepertinya daftar impian saya akan bertambah satu lagi Malam tadi saya menemukan tulisan dari Om Didi Kasim di akun Instagram miliknya. Tentang perjalanan, menjadi orang bijak, ajakan untuk bercerita, menginspirasi, serta menjaga bumi. Rasa-rasanya menemukan sosok baru untuk diidolakan. Terima kasih ya, Om untuk follback inspirasinya. Semoga kelak saya bisa menjadi seperti Om Didi Kasim, … Lanjutkan membaca Menjadi Pejalan Bijak yang Menginspirasi melalui Cerita
me.nyu.sup
(v) masuk secara diam-diam Malam ini saya iseng ikut diskusi online yang diadakan oleh salah satu kelompok studi. Kalau ditanya kenapa, jujur saya juga gak tahu apa alasannya. Pas liat itu poster di 'jelajah' instagram tiba-tiba aja pengen join. Padahal sudah lama banget gak ikut diskusi online semacam itu, bahkan rapat via online pun saya … Lanjutkan membaca me.nyu.sup
Jogja, Hujan, dan Kemacetan yang Menyertainya
Tidak sedikit orang yang mengatakan menyukai hujan tapi masih saja berlari ketika gerimisnya menderas. Sebagian yang lain mengaku tidak takut hujan tapi berlomba membunyikan klakson supaya bisa sampai duluan. Ada pula yang bilang senang tapi memilih menepi menunggu reda atau sekadar singgah memasang payung. Bagaimana denganmu? Pertanyaan yang selalu ingin aku tanyakan padamu, salah seorang … Lanjutkan membaca Jogja, Hujan, dan Kemacetan yang Menyertainya
Intuisiku selalu mengarah kepadamu
tapi tak jua kau hiraukan aku —Intuisi, Yura Yunita
Ini kali terakhir, sungguh
Semoga saja, ya
Dunia Tidak Sesempit Tempurung Kepala
Beberapa hari lalu saya ke balai desa yang dulu rencananya akan menjadi lokasi penelitian saya tapi tidak jadi, untuk bertanya terkait kebijakan pemerintah daerah yang tidak mengizinkan penggunaan suatu alat. Jujur sejak awal saya sudah merasa pesimis jika akan dipersulit dalam birokrasinya. Modal nekat dan senyum akhirnya saya memantapkan hati untuk ke sana lagi setelah … Lanjutkan membaca Dunia Tidak Sesempit Tempurung Kepala
back to reality
Besok pagi masuk kuliah pertama di semester baru: semester terakhir, semoga saja. Tidak seperti kebanyakan mahasiswa yang sudah tidak ada kelas di semester terakhirnya, saya masih mengambil 17 sks (termasuk tugas akhir) di semester ini. Satu kelas wajib dan tiga kelas mengulang. Kalau ditanya bagaimana perasaannya? Jujur saya takut. Saya membayangkan bagaimana hectic-nya saya semester … Lanjutkan membaca back to reality
Move on
Beberapa waktu lalu saya mendapat pertanyaan di ask.fm tentang bagaimana caranya untuk move on? Agak kurang sesuai sebenarnya jika saya menjawab pertanyaan tersebut, secara pacaran saja saya belum pernah mau move on dari siapa coba? ehehe. Tapi demi mendapatkan koin, eh enggak ding demi membantu orang lain jadilah saya sok-sokan berpengalaman dalam menjawab pertanyaan tersebut. … Lanjutkan membaca Move on